Pendapatan Asuransi Jiwa Meningkat 40 %

  • 13 Jul 2012 10:31
  • Berita
  • 0 komentar

Total pendapatan asuransi jiwa tercatat meningkat mendekati level 40%. Kemudian kewajiban klaim sepanjang triwulan I-2012 melampaui separuh dari raihan premi.

"Total pendapatan dari 44 perusahaan asuransi jiwa anggota AAJI pada triwulan pertama 2012 mencapai Rp 33,1 triliun atau tumbuh 37,1% dari posisi triwulan pertama tahun 2011 yang sebesar Rp 24,1 triliun," kata Ketua Umum AAJI, Hendrisman Rahim dalam konferensi persnya di Ruang Training AAJI di Plaza Tower jakarta

"Pendapatan premi masih menjadi pendapatan yang besar yaitu sebesar Rp 24,3 triliun atau tumbuh 14,8% dari posisi triwulan I-2011 yang hanya sebesar Rp 21,1 triliun dan kemudian sisanya disumbang oleh investasi sebesar Rp 8,3 triliun, Klaim Reasuransi Rp. 337,1 miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp 151,1 miliar," imbuh Hendrisman.

Dalam catatan AAJI dijelaskan bahwa pendapatan premi produksi baru pada triwulan I-2012 mencapai Rp 16,6 triliun atau meningkat sebesar 12,1% jika dibandingkan dengan triwulan I-2011 yang sebesar Rp 14,8 triliun.

Dari angka tersebut, premi tradisional tetap mempertahankan pertumbuhannya dengan menyumbang premi baru sebesar Rp 8,8 triliun meningkat hingga 58% jika dibandingkan dengan triwulan I-2011 yang sebesar Rp 5,5 triliun. Sementara unit link di premi produksi baru mencatat penurunan hingga -15,2% yakini dari posisi Rp. 9,2 triliun di triwulan I-2011 menjadi Rp 7,8 triliun di triwulan I-2012.

Hal tersebut disebabkan oleh penurunan penjualan produk unit link premi tunggal, sementara unit link premi reguler masih mengalami pertumbuhan.

Sedangkan untuk sumbangan pendapatan premi lanjutan di Q1/2012 tercatat Rp 7,7 triliun naik 20,9% dari posisi Q1/2011 yang sebesar Rp 6,4 triliun. Unit link dari premi lanjutan sepanjang Q1/2012 tercatat sebesar Rp 4,4 triliun tumbuh 31% jika dibandingkan periode Q1/2011 yang sebesar Rp 3,4 triliun.

Menarikanya fungsi proteksi dari industri asuransi berjalan baik, jika merujuk pada data klaim yang dibayarkan perusahaan asuransi jiwa. sepanjang Q1/2012 total klaim yang dibayarkan asuransi jiwa nasional tercatat Rp 14,5 triliun atau meningkat 27,2% dibandingkan periode yang sama 2011 yang sebesar Rp. 11,4 triliun.

"Jadi industri asuransi tidak hanya rajin meraup premi dari nasabah, tetapi juga memenuhi kewajibannya jika ada klaim yang diajukan, bahkan dari Q1/2012, total klaim yang dibayarkan melebihi separuh dari raihan premi di periode yang sama," ungkap Hendrisman.

"Klaim yang dibayarkan pada Q1/2012 sebesar Rp. 14,5 triliun atau sekitar 59,8% dari pendapatan premi yang mencapai Rp 24,3 triliun," papar Hendrisman.

Sumber: http://vibiznews.com

0 komentar

Kirim Komentar